Efek Cacing Pada Janin Selama Kehamilan
Ibu hamil cacingan? Oh tidak! Apakah akan membawa dampak buruk bagi janin dalam kandungan? Simak penjelasannya di sini.
Infeksi cacing kremi pada ibu hamil dapat ditularkan melalui sentuhan fisik dengan orang yang sudah terinfeksi dan bisa juga melalui benda-benda di sekitar.
Cacingan umumnya menyerang anak-anak. Tapi nggak menutup kemungkinan juga menyerang orang dewasa, khususnya ibu hamil.
Infeksi cacing kremi selain menyebabkan gatal pada area anus, juga dapat memicu komplikasi lainnya terutama jika tidak ditangani. Waspada.
Infeksi cacing kremi tidak menyebabkan kerusakan pada janin. Dokter biasanya menghindari pemberian obat apapun dan meminta ibu hamil.
Cacingan dapat terjadi pada siapa saja, termasuk pada ibu hamil (bumil). Kondisi ini mungkin akan memicu kekhawatiran, namun Bumil harus.
Resiko yang timbul pada ibu hamil memang tidak spesifik disampaikan. Namun mengingat efek samping yang timbul, seperti mual dan muntah.
Mungkin ini terlihat sangat sepele tapi jika Moms sampai terkena cacingan saat hamil ini bisa jadi sangat bahaya terutama untuk janin di perut.
Walau demikian, pada kehamilan, infeksi ini berhubungan dengan luaran infeksi parasit, infeksi cacing pada ibu hamil umumnya tidak begitu parah.[4] Anemia akibat askariasis akan memperparah efek hemodilusi ini.
Asal mendapatkan penanganan yang tepat, cacingan pada ibu hamil bisa diatasi, kok! Perlu diketahui, infeksi cacing bisa terjadi karena Anda.